Libur telah tiba, Libur
telah tiba. Kali ini aku akan menceritakan liburan yang seru ke dataran tinggi Dieng yang ada di provinsi Jawa
Tengah yang masuk dalam wilayah kabupaten Banjarnegara dan kabupaten Wonosobo.
Sebelum kita merayakan tahun baru, Kini saatnya berlibur, karena libur tahun
baru ini cukup panjang. Aku memutuskan
untuk traveling untuk mengisi waktu libur yang cukup panjang ini. Kemana traveling aku
kali ini? kali ini aku berlibur ke dataran tinggi Dieng. Pasti kalian yang
orang Jawa khususnya orang Jawa Tengah sudah tahu yang namanya Dieng.
Hari Kamis tanggal 22
Desember 2016 aku siap-siap berangkat menuju Purwokerto. Kok ke Purwokerto vit?
Katanya ke Dieng? Yap, aku ke Purwokerto
dulu ke rumah nenek karena nanti berangkat ke Dieng nya dari sana.Berangkat jam
6 pagi sampai Purwokerto jam 20.00 WIB, ya kira-kira 14 jam dengan suasana jalanan yang ramai
lancar.
Sampai disana aku bermalam ditempat
nenek yang lumayan jauh dari pemukiman dan perkotaan di Purwokerto. Benar –
benar suasana kampung yang lestari dan indah. Menginap di Purwoketo selama 4
hari,dan di Dieng selama 3 hari. Tepat pada hari jumat tanggal 30 januari 2017
kami pun langsung berangkat ke Dieng,Wonosobo.
Setelah 5 jam kami menempuh perjalanan yang penuh kabut, Jalur perjalanan untuk mencapai
dataran tinggi Dieng ini sangat menantang. Kalau kalian sudah pernah bawa
kendaraan menuju rute puncak, Jawa Barat. Agak mirip jalannya seperti itu yang
berliku-liku serta cuaca yang dingin. Tapi untuk perjalanan menuju Dieng lebih
menantang dimana harus melewati beberapa bukit naik-turun dan beberapa hutan
serta jalanan yang cukup sempit.
Yap, Sekarang sekitar jam 2 siang
waktu setempat kami baru sampai disana,kami menginap di Homestay, lalu kami
beristirahat sambil bersenda gurau bersama keluarga. Walaupun matahari terik
tetapi udaranya tetap sejuk. Kami melihat pemandangan di sekitar yang membuat
kami terpukau dengan keindahannya. Tidak terasa waktu sudah pukul 5 sore. Karena
cuaca sangat dingin, ada yang membuat kopi, mie instan, dan teh hangat untuk
menghangatkan badan.
Adzan maghrib telah
berkumandang,udara dingin diluar tidak membuat kami enggan ke masjid untuk
sholat maghrib. Semakin malam cuaca semakin dingin. Setelah sholat isya kami
langsung tarik selimut dan bergegas tidur untuk persiapan besok mengelilingi
Dieng.
Yeaayy... Hari sudah pagi, kami
sudah mandi dan sarapan. Sekarang waktunya untuk mengelilingi Dieng. disana
sudah banyak tersedia tempat parkir dan banyak daerah tempat wisata daerah
Dieng seperti Komplek Candi Arjuna, Telaga Warna,dan Kawah. Setiap tempat
wisata memiliki tiket masuk yang
berbeda-beda. Rata-rata harga tiket masuknya adalah 10.000 rupiah (Sepuluh Ribu
Rupiah).
Candi
Arjuna adalah salah satu dari delapan komplek Candi yang menjadi tujuan pertama
kami di Dieng. Disini ada beberapa candi yang masih utuh dan ada juga beberapa
candi yang sudah hancur dikarenakan bencana alam. Selain melihat keindahan
candi disini, kita juga bisa berfoto-foto dengan tokoh Gatot Kaca dan Wayang
Orang yang bersedia foto bersama dan dikenakan biaya foto sebesar 5ribu rupiah
untuk sekali foto dan 10ribu rupiah jika ingin foto sekalian dicetak.
Lanjut
guys, setelah itu kami menuju ke Telaga warna. Walaupun kondisi sudah lelah
tapi kami masih penasaran dengan dataran tinggi Dieng. Telaga warna memiliki
keunikan, yaitu warna air dari telaga ini sering berubah ubah karena alga
terkena sinar matahari. Kadang telaga ini warna hijau dan kuning atau berwarna
warni seperti pelangi. Disana tidak ada warung atau Restoran, kita hanya
melihat pemandangan,berfoto dan outbound.
Okay, saatnya kita pulang ke
Purwokerto. Kira-kira jam 2 siang dari sana, dan sampai Purwokerto sekitar jam
5 sore. Walaupun kondisi lelah tetapi semua terbayar oleh keindahan Alam Dieng.
Aku cukup senang dan mendapat pengalaman yang sangat berharga dan seru. Gimana
cerita liburan kalian ?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar